Inilah Empat Doa-Doa Dari Nabi SAW Untuk Kesembuhan Pen yakit Yang Boleh Kita Amalkan

Inilah Empat Doa-Doa Dari Nabi SAW Untuk Kesembuhan Pen yakit Yang Boleh Kita Amalkan, Sa kit dan pen yakit adalah ujian yang tidak pernah lepas dari kehidupan seorang hamba. Selain berubat secara fizikal berjumpa doktor, Islam juga mengajarkan beberapa doa yang berguna bagi kesembuhan seorang hamba dari sebuah pen yakit, sekaligus perlindungan dari kemungkinan terkena pen yakit.
Ada banyak doa penyembuhan dari pen yakit dan perlindungan dalam Al-Qur’an dan hadis. Berikut ini sebagian di antaranya yang boleh dibaca oleh pesa kit yang sa kit, orang yang melawat pes akit yang sa kit dan dokter atau perawat yang menangani pesa kit yang sa kit.

# Doa pertama

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasalam biasa membacakan doa pelindungan kepada sebagian mereka (sahabatnya), baginda mengusap orang tersebut dengan tangan kanan baginda lalu baginda membacakan doa:

«أَذْهِبِ البَاسَ رَبَّ النَّاسِ، وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا»

“Hilangkanlah pen yakit wahai Rabb manusia dan berilah kesembuhan, sesungguhnya Engkau adalah Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali dengan kesembuhan dari-Mu, (berilah) kesembuhan total yang tidak menyisakan pen yakit.”

(HR.Bukhari no. 5750 dan Muslim no. 2191, lafal ini adalah lafal Bukhari. Adapun lafal Muslim adalah dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Jika salah seorang di antara kami ada yang sa kit, maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa salam mengusapnya dengan tangan kanan baginda lalu baginda membacakan doa:”…” (seperti doa di atas)

# Doa kedua

Dari Abdurrahman bin Saibanak saudara Maimunah Al-Hilaliyah radhiyallahu ‘anha bahawasanya Maimunah bertanya kepadanya, “Wahai anak saudaraku, maukah apabila aku bacakan kepadamu doa kesembuhan yang biasa dibaca oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa salam?” Abdurrahman menjawab, “Tentu.” Maimunah berkata:

بِسْمِ اللهِ أَرْقِيكَ، وَاللهُ يَشْفِيكَ، مِنْ كُلِّ دَاءٍ فِيكَ، أَذْهِبِ الْبَاسَ رَبَّ النَّاسِ، وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شَافِيَ إِلَّا أَنْتَ

“Dengan nama Allah aku membacakan doa kesembuhan untukmu, Allah-lah Yang menyembuhkanmu, dari segala pen yakit yang ada padamu. Hilangkanlah pen yakit wahai Rabb manusia dan berilah kesembuhan, sesungguhnya Engkau adalah Maha Menyembuhkan, tidak ada yang mampu memberi kesembuhan kecuali Engkau.”(HR. Ahmad no. 26281, An-Nasai dalam As-Sunan Al-Kubra no. 10860, Ibnu Hibban no. 6095, Ath-Thahawi dalam Syarh Ma’ani Al-Atsar, 4/329 dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Awsath no. 3318. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth berkata: Hadits ini shahih li-ghairi)

# Doa ketiga

Membacakan surat Al-Falaq, An-Nas, Al-Fatihah atau doa-doa perlindungan lainnya dan mengusapkannya ke anggota badan yang sa kit

عَنْ عَائِشَةَ: «أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اشْتَكَى يَقْرَأُ عَلَى نَفْسِهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ، وَيَنْفُثُ، فَلَمَّا اشْتَدَّ وَجَعُهُ كُنْتُ أَقْرَأُ عَلَيْهِ، وَأَمْسَحُ عَنْهُ بِيَدِهِ، رَجَاءَ بَرَكَتِهَا»

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Jika Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa salam sedang sa kit, maka baginda membacakan untuk dirinya sendiri al-mu’awwidzat (surat-surat Al-Qur’an dan doa-doa perlindungan) lalu meniupkannya pada diri baginda sendiri. Namun ketika sa kit baginda telah parah, sayalah yang membacakan al-mu’awwidzat untuk baginda, lalu saya (tiupkan bacaan tersebut ke tangan baginda dan) usapkan tangan baginda ke badan baginda, dengan mengharap keberkahan tangan baginda.”(HR. Muslim no. 2192)

Catatan: Surah Al-Falaq dan surah An-Nas disebut al-mu’awwidzatain (dua surah yang menjadi doa perlindungan). Seorang sahabat juga pernah menyembuhkan kepala suku yang terkena sengatan hewan berbisa dengan bacaan Al-Fatihah, seperti disebutkan dalam Shahih Bukhari dan Muslim dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu. Dalam hadis shahih disebutkan:

عَنْ عَائِشَةَ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: «كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ، نَفَثَ فِي كَفَّيْهِ بِقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ وَبِالْمُعَوِّذَتَيْنِ جَمِيعًا، ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا وَجْهَهُ، وَمَا بَلَغَتْ يَدَاهُ مِنْ جَسَدِهِ» قَالَتْ عَائِشَةُ: «فَلَمَّا اشْتَكَى كَانَ يَأْمُرُنِي أَنْ أَفْعَلَ ذَلِكَ بِهِ»

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Jika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa salam berbaring di tempat tidurnya untuk tidur, maka baginda membaca surah Al-Ikhlas dan dua surah Al-Mu’awidzatain (Al-Falaq dan An-Nas) lalu meniupkannya kepada kedua telapak tangan baginda, lalu baginda mengusapkan kedua telapak tangannya ke wajahnya dan seluruh anggota badannya yang boleh dijangkau dengan kedua tangannya. Tatkala baginda sa kit teruk, maka baginda memerintahkan kepadaku untuk melakukan hal itu bagi baginda.”(HR. Bukhari no. 5748)

# Doa Keempat

Dari Utsman bin Abil Ash Ats-Tsaqafi radhiyallahu ‘anhu bahawasanya ia mengadukan kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa salam pen yakit yang ia alami sejak ia masuk Islam. Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa salam bersabda kepadanya:

«ضَعْ يَدَكَ عَلَى الَّذِي تَأَلَّمَ مِنْ جَسَدِكَ، وَقُلْ بِاسْمِ اللهِ ثَلَاثًا، وَقُلْ سَبْعَ مَرَّاتٍ أَعُوذُ بِاللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ»

Maksudnya, “Letakkan tanganmu pada bagian tubuhmu yang sa kit, kemudian bacalah bismillah (dengan nama Allah) sebanyak tiga kali, lalu bacalah doa berikut ini sebanyak tujuh kali:

أَعُوذُ بِاللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

“Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan (pen yakit) yang aku dapatkan dan aku khawatirkan.”

Utsman bin Abul Ash Ats-Tsaqafi berkata:

“Aku pun mengerjakan pesan Nabi SAW tersebut sehingga Allah menghilangkan pen yakitku. Maka aku senantiasa memerintahkan pesan tersebut kepada keluargaku dan orang-orang lain.” (HR. Muslim no. 2202, Abu Daud no. 3891, Tirmidzi no. 2080, An-Nasai dalam As-Sunan Al-Kubra no. 7546, Ahmad no. 16268 dan Ibnu Hibban no. 2965)

Wallahu a’lam bish-shawab.

Semoga bermanfaat, Jangan lupa kongsikan kepada sahabat-sahabat dan saudara-saudara kita yang lain…

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *